~Pairing:
*Junhyung
*YuRi
*Minho
Part 1
~YuRi Pov..
Pagi yang menyegarkan. Kubuka jendela kamarku ku hirup udara segar di luar dan berharap ‘Musim semi tahun ini harus lebih menyenangkan dari tahun kemarin’. Aku segera mengambil handuk dan pergi mandi. Setelah itu aku turun berniat untuk sarapan pagi. Saat ku turuni anak tangga terakhir, ku tatap semua ruangan yang ada di rumah ku..
“Fiuuhh..Sepi sekali..” Kata ku dan menghembuskan nafas.
Ya, ayah dan ibu ku baru saja pergi ke luar negri. Sedangkan aku adalah anak tunggal. Makanya aku tinggal sendirian di rumah.
Aku segera pergi ke dapur. Tapi tiba-tiba niat ku untuk sarapan hilang. Aku pun langsung pergi sekolah.
~Author Pov..
Sesampainya YuRi di sekolahnya dia langsung memasuki ruang kelasnya. Tapi tiba-tiba seorang namja memanggilnya.
“YuRi-sshi..” Sapa namja itu sambil berjalan menghampiri Yuri.
“Yesung sunbae..Mwoeyo??” Ucap YuRi sambil tersenyum.
“Ada sebuah surat untuk mu..” Kata Yesung sambil menyerahkan sebuah kertas.
YuRi mengambil surat itu dengan tatapan heran.
“Kenapa surat ini ada pada sunbae??” tanyanya heran.
“Ani..surat itu terletak di atas piano di ruang musik. Saat aku membersihkan ruangan itu. Aku kan piket hari ini.” Jawab Yesung.
“Aaa..Arasso..Gomawoyo..” kata YuRi mengerti ucapan YeSung.
“Kalau begitu aku pergi dulu.” Pamit Yesung.
“Ne..” Ucap YuRi sambil tersenyum.
Kemudian YuRi membuka surat itu dan membacanya..
“Aku kembali YuRi-sshi..^^
~JunHyung~
“Junhyung oppa??” Ucap YuRi kaget..
Yuri segera mengambil handphone dari tasnya dan menelpon seseorang..
~Junhyung Pov..
Ketika aku sedang asik bermain biola, tiba-tiba hp ku berbunyi. Aku tersenyum setelah tau siapa yang menelponku. Aku pun segera mengangkat telponnya.
“Yeoboseyo..” Sapaku kepada orang yang ada di sebrang sana.
“Oppa..” Jawab orang itu.
“Nuguseo??” Tanyaku..
“Mwo!! Yak oppa!! Kau lupa padaku?? Aissh Jncha..Ini aku Yuri..Kau lupa??” Ucap Yuri kaget.
“Yuri?? Nugu?? Mian..mungkin kau salah sambung..” Ucapku sambil tertawa diam-diam.
“Yak! Kau Junhyung kan??” Tanya Yuri lagi.
“Ne..Mian aku tidak punya banyak waktu..sebenarnya kau ini siapa?? Kau mengetahui nama ku tapi aku bahkan tidak mengenalmu. Ah, aku tau..kau salah satu fans ku kan? Dari mana kau tau nomor hp ku??” Ucapku dan lagi-lagi aku tertawa tanpa bersuara.
“Yak!! Siapa yang ingin jadi fans mu?? Jangan sembarang bicara..Kenapa kau tidak mengingatku..bahkan baru saja kau meletakan sebuah surat di atas piano untukku..” ucap Yuri meledak-ledak.
“Surat?? Surat apa?? Aku tidak pernah menulis surat..” kataku santai..
“Deo Jincha..” kata Yuri lagi sambil menutup telponnya.
~ Yuri Pov..
‘Ada apa dengannya? Kenapa tiba-tiba ia lupa padaku?? Lalu surat yang tadi itu dari siapa?? Apa benar ia kembali dari Australia. Padahal dia sudah berjanji tidak akan melupakan ku.’
~Flash back..
5 tahun yang lalu..
~Author Pov..
Di sebuah rumah makan Yuri dan Junhyung pergi makan bersama.
“Yuri-sshi..” ucap Junhyung membuka pembicaraan.
“Ne..” jawab Yuri.
“Bagaimana hubungan mu dengan Kyuhyun??” Tanya Junhyung tiba-tiba.
“Bagaimana apanya?? Dia kan hanya teman ku..Jadi hubungan kita tidak terlalu special..seperti aku dan oppa..seperti itu..” jawab Yuri..
“Keure?? Kalau begitu menurutmu lebih baik aku atau Kyuhyun??” Tanya Junhyung..
“Kenapa tiba-tiba oppa berbicara seperti itu?? Tentu saja kau lebih baik.” Jawab Yuri.
“Wae??”
“Karena Kyuhyun selalu mengganggu ku.. setiap aku berlatih dia pasti menertawakan ku. Oppa kan tau grup dance ku berlatih di aula dimana anak basket juga ikut berlatih. Dia selalu membuatku ingin marah.”
“Tapi bukankah dia selalu menjagamu??”
“Jogeum..kalau disekolah ketika aku dalam keadaan darurat selalu ada dia yang menyelamatkanku. Seperti waktu aku pingsan saat latihan, dia yang menggendong dan membawaku keruang kesehatan. Juga menemaniku sampai aku siuman. Dan dulu juga waktu aku hamper jatuh dari tangga karena terpeleset entah dia dating dari mana, tiba-tiba dia dating dan menyelamatkanku.” Ucap Yuri menjelaskan.
“Sepertinya dia selalu menjagamu..” ucap Junhyung.
“Ne..bisa dikatakan seperti itu. Dia memang sahabat yang baik.”
“Mungkin hubungan kalian bias berjalan lebih baik nantinya..”
“Aku harap begitu..” ucap Yuri lagi sambil tersenyum.
“Yah, paling tidak dia bisa menjagamu dan menemaniku selama aku tidak ada..” ucap Junhyung tiba-tiba.
“Mwo?? Mworago?? Kenapa tiba-tiba oppa bicara begitu??” Tanya Yuri heran.
“Yuri-sshi..aku akan pergi ke Australia untuk waktu yang sangat lama. Aku ingin belajar music disana.”
“Mwo?? Oppa” ucap Yuri terkejut.
“Dari dulu kau juga tau kan aku ingin menjadin pemusik internasional?? Aku ingin mewujudkannya sebelum aku mati.” Ucap Junhyung sambil tersenyum..
“Mati??” Tanya Yuri tidak mengerti.
“Manusia tidak bisa selamanya hidup kan??”
“Keunde..kenapa harus di Australia??” Tanya Yuri tidak mengerti.
“Disana lebih baik dan aku bisa menjadi pemusik internasional dalam waktu yang cepat.”
“Apa oppa tega membiarkan ku sendirian?? Oppa tau aku hidup disini hanya sendirian selama orang tua ku di luar negri. Sekarang oppa juga mau meninggalkan ku?? Apa yang ada dipikiranmu oppa??"
“Ini untuk masa depan ku Yuri..Aku ingin sekali mewujudkannya selagi aku mempunyai kesempatan..”
Yuri hanya diam…
“Oppa harap kau mengerti..” Ucap Junhyung lagi sambil tersenyum..
“Baiklah..tapi oppa janji oppa tidak boleh lupa padaku!”
“Arasseo..” ucap Junhyung sambil mengelus lembut rambut Yuri.
~End of Flash back..
~YuRi Pov..
Aku saja masih ingat sekali janji itu. Tapi dia..
Hah sudahlah..
~Author Pov..
Bel masuk berbunyi..
Yuri pun segera masuk kelas. Tapi dia tidak bias konsentrasi belajar karena memikirkan Junhyung.
‘Apa benar dia melupakan aku??’ batin Yuri dalam hati.
“Kwon Yuri..” tiba-tiba son saeng nim memanggilnya karena tau dia sedang melamun. Tapi tidak ada jawaban dari Yuri.
“Kwon Yuri!!” Son seng nim memanggilnya lagi dengan suara yang lebih keras dan lantang.
“Ne??” jawab Yuri keget.
“Apa yang kau lamunkan?? Kau tidak tau aku sedang mengajar?? Apa kau tidak menghargai ku?”
“Ani saem..” ucap Yuri singkat.
“Sekarang kau kerjakan soal-soal ini..!” perintah son saeng nim.
“Nee..*sigh*” Yuri pun maju kedepan dengan langkah yang ragu..
~Di kelas music..
Kyuhyun dan teman-teman yang lainnya memasuki kelas music karena ada guru baru yang akan mengajar disana. Guru itu pun memasuki ruangan itu di damping kepala sekolah. Begitu guru baru itu masuk semua murid yeoja berteriak karena guru baru itu sangat tampan. Kyuhyun yang masa bodoh dengan guru itu ngobrol dengan teman yang duduk di sebelahnya.
“Yah! Bukan kah itu pemusik yang terkenal itu?? Katanya sih baru saja datang dari Australia setelah 5 tahun belajar disana.” Kata seaorang murid yeoja.
“Son saeng nim..silahkan perkenal kan dirimu!” kata kepala sekolah.
“Annyeong hassaeyo..Joneun Junhyung imnida..mulai hari ini aku akan mengajar music di sekolah ini. Mohon bantuannya.” Ucap Junhyung memperkenalkan diri.
“Junhyung??” Kata Kyuhyun pelan dan kaget mendengar guru itu menyebutkan namanya. Lalu dia pun mengangkat kepalanya dan mengingat-ingat wajah guru baru itu.
“Tidak salah lagi..itu memang dia. Ternyata dia sudah kembali..” ucap Kyuhyun lalu tersenyum..
~Jam istirahat..
Kyuhyun mencari Yuri yang sedang makan di kantin.
“Yuri-yah!!” Kyuhyun memanggil Yuri setelah ia menemukannya.
“Kyuhyun-ah..mwoeyo??” Tanya Yuri sambil melahap rotinya.
“Dia kembali..” kata Kyuhyun lagi.
“Dia?? Nugu??” Tanya Yuri tak mengerti..
“Junhyung Hyung..” Jawab Kyuhyun.
“Chh..aku tak mau percaya dengannya lagi..dia itu pembohong..”
“Ada apa denganmu?? Bukankah kau yang selalu menunggunya?? Dia benar-benar sudah kembali dan menjadi guru music di sekolah ini. Tadi baru saja dia masuk di kelas ku..”
“Jincha??”
“Yah benar..aku sudah kembali..” ucap seseorang tiba-tiba dari belakang mereka. Kyuhyun dan Yuri pun menoleh ke belakang.
“Hyung..”
“Oppa..”
“Yah! Bisa tidak kalau disekolah kalian memanggil ku son saeng nim??” kata Junhyung lalu duduk di depan mereka.
“Arasseo..bagaimana kabarmu Hyung??” Tanya Kyuhyun..
“Baik..bagaimana dengan mu??” tanyanya balik..
“Aku juga baik..”
“Yah! Kwon Yuri..kenapa kau diam saja?? Kau tidak merindukan ku??” Tanya Junhyung kepada Yuri.
“Kau ingat padaku?? Bukankah kau tidak mengenalku?? Untuk apa aku bicara pada orang yang tidak mengenalku??” ucap Yuri kesal..
“Mian..aku hanya ingin memberi mu kejutan..jadi aku berusaha pura-pura lupa padamu?? Apa kau percaya?? Kalau aku lupa padamu bagaimana bisa aku menulis surat untuk mu??” jawab Junhyung..
“Aissh Jincha..” kata Yuri melepaskan rasa kesalnya..
Kyuhyun dan Junhyung pun tertawa..
~Sepulang sekolah..
Yuri berajalan keluar gerbang sekolah..
Saat dia sekolah tiba-tiba seseorang namja tampan dari luar gerbang sekolah menabraknya. Yuri hamper terjatuh dan namja itu menahan tangannya. Mereka bertatapan..
‘Siapa namja ini?? Aku belum pernah melihatnya di sekolah in??’ batin Yuri.
‘Yeoja ini cantik juga..’ batin namja itu.
~To Be Continue~
Mian kalau ceritanya sidikit gantung..~_~ Tapi ini ku sengaja soalnya supaya para readers pada penasran..(?) tnggu part selanjutnya yaa..^^
~Gomawo~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar