‘Siapa namja ini?? Aku belum pernah melihatnya di sekolah in??’ batin Yuri.
‘Yeoja ini cantik juga..’ batin namja itu.
~Pairing:
~Junhyung
~Yuri
~Minho
Part 2
“Yah! Kau..Cepat berdiri!! Apa kau tidak tau kalau badanmu itu sangat berat??” Ucap namja itu..
Yuri pun langsung berdiri..
“Mworago??” Tanya Yuri kesal..
“Apa kau tidak bisa dengar?? Badanmu berat sekali..Kau harus menurukan berat badanmu itu!!” jawab namja itu seenaknya..
Yuri yang kesal langsung menginjak kaki namja itu..
“Aaaaa!!! Yak! Apa yang kau lakukan??” teriak namja itu sedikit kesakitan karna di injak Yuri.
“Apa kau tidak bisa lihat barusan aku menginjak kakimu?? Ini salahmu sendiri..memangnya kau siapa berani mengatai badanku berat. Apa kau ini sebuah timbangan bisa memperkiran berat badanku seenaknya..Chh, ada-ada saja..Dasar tidak punya sopan santun..” Kata Yuri kesal dan langsung ngeloyor pergi..
“Yak! Kau yang seharusnya berterima kasih karena aku sudah menolongmu dan mengingatkan mu untuk menurunkan berat badan!!” Teriak namja itu pada Yuri..
Kemudian Yuri berbalik dan memeletkan lidahnya pada namja itu.
“Aissh jincha..awal yang buruk..ternyata hatinya tidak sebaik wajahnya..ternyata di sekolah ini ada yeoja jutek seperti dia..” ucap namja itu entah bicara sama siapa..
[Author: Dasar gila..^^v]
~Yuri’s House..
~Yuri Pov..
Aku membanting tas ku di atas tempat tidur, lalu membanting tubuhku sendiri. Masih terlihat jelas kekesalan di wajahku setelah bertemu dengan namja itu.
“Chh..Dia itu siapa?? Apa dia siswa di sekolah itu juga?? Tapi aku tidak pernah melihatnya?? Dia memang tampan..tetapi kenapa hatinya tidak setampan wajahnya??” ucap ku lalu berdiri di depang cermin dan melihat tubuhku sendiri..
“Aku tidak gemuk?? Belakangan ini aku memang banyak makan..tapi aku kan juga olah raga..”
Walaupun aku mengabaikan perkataan namja itu, tapi aku tetap melihat berat badan ku. Aku pun berdiri dan menginjak timbangan yang terletak di samping tempat tidurku..
“Hanya bertambah 1 kg..apa itu parah?? Dasar namja aneh..”
Tiba-Tiba hp ku berbunyi..
*Junhyung Oppa Calling*
Aku pun segera mengangkat telponnya..
~Author Pov..
“Yeoboseyo?? Oppa? Mwoeyo??” sapa Yuri pada orang yang di telponnya.
“Yuri-sshi..kau dimana sekarang??” Tanya Junhyung..
“Aku di rumah..Waeyo??” jawab Yuri.
“Baiklah aku akan menjemputmu dan pergi makan malam..” kata Junhyung lagi..
“Ara..aku mandi dulu..” ucap Yuri lagi..
“Ne..” jawab Junhyung lalu menutup telponnya..
Yuri pun segera mengambil handuknya lalu pergi mandi..
~Kyuhyun Place..
Kyuhyun sedang bermain bola basket di halaman belakang rumahnya. Tiba-tiba hp d kantongnya berbunyi.
“Yeoboseyo..Junhyung hyung?? Mwoeyo??” sapa Kyuhyun..
“Ne..ara..aku akan kesana..” ucapnya lagi. Entah apa yang dibicarakan membuat ia bergegas masuk kedalam rumah dan bersiap-siap untuk pergi.
~Di sebuah Restaurant..
“Kalian ingin memesan apa?? Aku akan mentraktir kalian malam ini..” kata Junhyung..
“Yuri-sshi..kau ingin memesan apa??” Tanya Kyuhyun..
“Terserah kau saja..” jawab Yuri singkat..
“Kau ini kenapa?? Apa kau sakit?? Atau kau masih marah pada ku??” Tanya Junhyung..
“Aniya..bukan seperti itu..” jawab Yuri seadanya..
“Lalu kenapa kau tampak murung seperti itu??” Tanya Kyuhyun lagi..
“Aku hanya tidak ingin banyak makan..” jawab Yuri lagi..
“Chh..tumben sekali..” ucap Kyuhyun lagi..
“Yak! Kau ini cerewet sekali..pesankan saja aku makanan yang kalorinya rendah dan tidak membuat berat badan ku naik!!” ucap Yuri sedikit kesal..
“Berat badanmu naik?? Aku tidak percaya..” ucap Junhyung..
“Memang berat badanmu naik berapa kilo??” Tanya Kyuhyun..
“1 kg..”
“Mwo?? Hahahahaha..” Kyuhyun dan Junhyung tertawa bersamaan..
“Kalian menertawakanku?? Ini sama sekali tidak lucu??” ucap Yuri..
“Yah! Ini sangat lucu..berat badanmu hanya naik 1 kg saja..itu sama sekali bukan masalah besar..aku kira berat badanmu naik sampai 10 kg..kalau itu terjadi kau mungkin tidak bisa menjadi kapten dance lagi..” ucap Kyuhyun..
“Kau ini..” ucap Yuri..
“Sudahlah..cepat pesan makanan..Yuri-sshi..sebenarnya kau tidak usah mengkhawatirkan berat badanmu..kau kan rajin olah raga..” saran Junhyung..
“Arasseo..tapi aku memang sedang tidak ingin makan banyak hari ini..” ucap Yuri..
Setelah makanan datang merekapun segera melahapnya. Setelah selesai mereka pun pulang.
~Keesokan harinya di sekolah, tepatnya di kelas Yuri..
“Anak-anak..hari ini kita kedatangan murid baru..harap semuanya tenang ya..” ucap son saeng nim.
“Nee…” jawab para siswa yang ada di kelas itu.
“Masuklah!” perintah son saeng nim pada murid baru itu. Itu baru itu pun memasuki ruangan kelas..
“Dia..” Yuri terkejut melihat anak baru itu.
“Silakan perkenalkan dirimu..” ucap son saeng nim.
“Annyeong hasseyo *bow*..joneun Choi Minho imnida..mulai hari ini aku akan bergabung dengan kalian..jadi mohon bantuannya..kamshamnida *bow*..
“Baiklah Minho-sshi, kau boleh duduk di bangku yang masih kosong di belakang sana..” kata son saeng nim..
“Ne..” ucap Minho..
Minho yang sedari tadi sudah memperhatikan Yuri tersenyum. Sedangkan Yuri yang diperhatikan malah buang muka. Dia berjalan dan menghampiri Yuri sebentar.
“Senang bertemu denganmu lagi..” ucap Minho samba berbisik pada Yuri lalu berjalan kea rah tempat duduknya. Sedangkan Yuri yang dibisiki seperti itu bukannya senang malah terlihat kesal.
‘apa-apaan namja itu?? Seperti tidak terjadi apa-apa saja kemarin..’ batin Yuri..
Sementara Minho masih memperhatikan Yuri dari belakang..
Yup, Minho lah yang menabrak Yuri kemarin..
~Di gedung olah raga..
Minho sedang bermain basket. Mulai hari ini dia bergabung dengan tim basket sekolah barunya. Yuri pun memasuki gedung olah raga itu.
“Sedang apa kau disini??” Tanya Minho..
“Mwo?? Chh..harusnya aku yang bertanya..memangnya gedung ini milik mu sehingga tidak ada yang boleh memakainya selain kau?? Kau sendiri sedang apa??” Tanya Yuri.
“Apa aku terlihat sedang memasak?? Tanpa ku jawab kau pasti akan tau sendiri..” jawab Minho singkat. Minho pun memperhatikan Yuri dari bawah sampai atas..
“Kau dancer sekolah ini??” Tanya Minho lagi.
“Mm..apa ada masalah??” jawab Yuri singkat..
“Chh..ternyata kau bisa juga..” ucap Minho sambil menggiring bola basketnya.
“Cerewet..” ucap Yuri dan berjalan ke pinggir lapangan.
“Yaa!! Apa kau sudah menurunkan berat badanmu??” Tanya Minho sedikit berteriak..
“Sudah ku bilang badan ku tidak berat!!!!!!!!” jawab Yuri sambil melempar pom-pom yang ada di tangannya dan pom-pom itu mendarat tepat dikepala Minho.
“
"Ara..ara..aku hanya bercanda..kau tidak akan bisa berlatih tanpa ini kan?? Jangan di buang-buang!!” ucap Minho melempar kembali pom-pom milik Yuri da Yuri pun menangkapnya..
“Ada apa sih dengannya?? Dasar aneh..” ucap Yuri pelan lalu melakukan pemanasan sebelum latihan..
Mereka pun sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing tanpa mereka sadari ada sepasang mata dari depan pintu dengan tatapan cemburu yang memperhatikan mereka sedari tadi…
~To Be Continue~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar