Kamis, 16 Juni 2011

Only You Part 5



Part 5

~Kyuhyun Pov..

Aku mencari Minho dan Yuri di kelasnya. Tapi mereka tidak ada. Kemana sih mereka?? Kenapa mereka bisa pergi berdua?? Apa mungkin mereka bolos jam belajar?? Kalau Minho mungkin, tapi kalau Yuri aku rasa tidak mungkin dia membolos. Aku memutuskan untuk menelponnya saja. [Dari tadi kek..==”]

“Yeoboseyo..Yuri-ah..Kau dimana?? Tumben sekali kau kesana?? Baiklah aku menunggumu di kantin..” Kata ku berbicara pada Yuri di tepon..[Tau..tau]

~Dikantin..

Akhirnya datang juga dia. Eh, tunggu dulu. Dia datang dengan Minho?? Ternyata mereka sudah berbaikan. Baguslah..Hahahaha..

~Author Pov...

Yuri dan Minho duduk di depan Kyuhyun..

“Yaa! Kalian sudah baikan??” tanya Kyuhyun..

“Mm..” jawab Yuri singkat..

“Baguslah..hahahaha..” ucap Kyuhyun sambil melanjutan aktivitasnya..

“Kau sedang apa??” Tanya Minho..

“Aku sedang menyiapkan bahan untuk test ku di kelas music..” jawab Kyuhyun..

“Oo..Aku beli minum dulu yaa..kalian mau apa??” tanya Minho.

“Aku mau minuman soda saja..” jawab Kyuhyun..

“Kau Yuri??” tanya Minho pada Yuri..

“Apa saja yang penting dingin..” jawab Yuri..

“Ara..Jamkanman..” kata Minho lalu pergi..

Lalu Junhyung datang dan menghampiri Yuri dan Kyuhyun..

“Annyeong oppa..” sapa Yuri..

“Annyeong Yuri..”

“Oppa sepertinya sangat sibuk ya sekarang..” kata Yuri..

“Karna tuntutan pekerjaan..jadi aku tidak bisa lagi menghabiskan waktu bersama kalian seperti dulu..Mian” kata Junhyung..

“Gwaenchana Hyung..Kita bisa maklumi kok..” ucap Kyuhyun..

Kemudian Minho pun datang membawa beberapa minuman..

“Ini pesanan kalian..Annyeonghasseyo Son Saeng Nim..” sapa Minho kepada Junhyung..

“Ne..annyeong hasseyo..” jawab Junhyung..


~Junhyung Pov..

Kenapa aku sepertinya tidak menyukai dia?? Rasanya aku tidak ingin berlama-lama disini. Aku lihat jam tangan ku sebagai alasan..

“Baiklah..aku ada janji..sepertinya aku sedikit terlambat..”

“Ne oppa.. hati-hati..” ucap Yuri kepada ku..

“Hati-hati Hyung..” sahut Kyuhyun lagi..

Aku pun pergi meninggalkan mereka bertiga. Aku merasa ada yang aneh dalam diriku. Kenapa aku tiba-tiba jadi seperti ini?? Atau jangan-jangan..Ah, tidak mungkin Yuri itu dongsaengku. Aku tidak boleh menyukainya. Apa lagi mencintainya. Tapi..ah sudahlah. Semoga saja jika aku terus menghindar seperti ini perasaan yang aneh ini akan hilang. 


~Minho Pov..

Mwo?? Kenapa Yuri memanggilnya oppa?? Dan Kyuhyun memangilnya Hyung?? Bukankah dia guru kita??

“Yaa! Bukankan dia guru kita?? Kenapa kalian tidak memanggilnya son saeng nim??” tanyaku.

“Aku tidak terbiasa.” Jawab Yuri..

“Wae??” tanyaku lagi..

“Aku malas menjelaskan panjang lebar..Kyuhyun-ah, kau saja yang menjelaskannya pada Minho..” jawab Yuri lagi..

“Begini..Yuri kan tinggal sendirian dirumahnya karena orang tuanya sedang pergi keluar 
negri untuk bekerja. Kemudian orang tuanya menitipkan Yuri pada Junhyung Hyung yang merupakan anak dari sahabat orang tua Yuri..Sejak saat itu kita bertiga bersahabat..Tapi semenjak ia memutuskan untuk pergi ke Australia dan kembali kesini suasananya sedikit berbeda..Dia jarang sekali ngobrol dengan kita lagi” ucap Kyuhyun yang menjelaskan semuanya padaku. Aku hanya mengangguk.

“Tapi aku heran..bukankah ia sudah terkenal?? Kenapa ia memilih mengajar disini dibanding membuka sekolah musik?? Padahal dulu dia bilang ingin menjadi pemusik Internasional..” tanya Yuri.

“Bukankah dia mengajar disini karena sebuah alasan??” ucapku.

“Mwo?? Alasan??” tanya Kyuhyun sedikit terkejut.

“Alasan apa??” tanya Yuri..

“Molla..” jawabku..

Aku berpikir. Jika Junhyung saem kesini untuk menemui seseorang, di sekolah ini hanya Yuri dan Kyuhyun yang dia kenal eskipun banyak siswa di sekolah ini yang mengenalnya..Atau jangan jangan..Ah, bisa saja itu terjadi. Tapia pa urusanku..

“Minho-sshi..Minho-sshi..Yak!!” teriak seorang yeoja yang duduk di sebelahku yang membuyarkan lamunan ku dengan pukulannya di lenganku..

“Yuri-ah..”

“Kenapa kau melamun?? Waeyo??” tanya Yuri..

“Aniya..gwaenchana..yah Yuri-sshi mau tidak kau menemaniku ke took kaset sore ini??” ucapku lalu tersenyum..

“Kau tidak mengajakku??” kata Kyuhyun.

“Tentu saja aku mengajakmu juga..” ucap ku lagi..

“Ani..kalian berdua saja..aku masih banyak tugas..” jawab Kyuhyun.

“Keurae..aku akan menemanimu asal kau traktir aku es krim..” jawab Yuri..

“Baiklah..” kata ku sambil tersenyum senang..


~Author Pov..

Sore hari di depan toko kaset. Yuri memegang es krim yang si belikan Minho. Mereka selesai mencari kaset. Saat perjalanan pulang tiba-tiba..

“BRUUKKK…!!!”

Yuri dan Minho menabrak seorang yeoja cantik namun berwajah jutek.

“Jusunghamnida..*bow*” jawab Yuri dan Minho bersamaan sambil membersihkan es krimnya yang tumpah ke pakaian yeoja itu.

“Gwaenchana..” jawab yeoja itu dan ia pun tersenyum..

“Kau..” kata yeoja itu lagi terkejut saat ia memandang wajah Minho..

“Minho-sshi??” katanya lagi..

“Noona??” kata Minho..

Yuri hanya memandang mereka dengan tatapan bingung..

~To Be Continue~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar